
ILustrasi Banjir Bandung (web)
BPBD Sebut Kabupaten Bandung Masih Aman dari Bencana
SOREANG, FOKUSJabar.com : Kepala BPBD Kabupaten Bandung Tata Irawan Sobandi mengaku belum terjadi bencana banjir di wilayah Kabupaten Bandung, meski hujan terus mengguyur dalam waktu sepekan terakhir.
Menurut Tata, hingga saat ini baru sebatas banjir cileuncang yang terjadi di beberapa titik. Banjir cileuncang sendiri terjadi seperti di wilayah Majalaya dan Katapang. Untuk penanganan banjir cileuncang, pihaknya bersama-sama dengan kecamatan, desa dan masyarakat akan segera melakukan pembersihan sampah. Terutama sampah yang menyumbat drainase penyebab banjir cileuncang.
“Sampai saat ini, Alhamdulilah banjir cilenucang masih bisa ditangani di tingkat kecamatan, desa dan dibantu oleh Muspika setempat. Kami pun akan turun bersama masyarakat untuk membersihkan serta memperbaiki drainase,” ujar Tata di Soreang, Kamis (12/11/2015).
Tata melanjutkan, beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung merupakan wilayah rawan banjir diantaranya Baleendah, Banjaran, Pameungpeuk, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Rancaekek dan Pameungpeuk. Selain daerah rawan banjir, di Kabupaten Bandung sendiri terdapat beberapa kecamatan rawan longsor. Yakni Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali, Kutawaringin dan Pangalengan.
“Kami sudah persiapkan berbagai kemungkinan bencana. Saat mengikuti rakor tingkat provinsi, untuk banjir tahun ini kemungkinannya cukup besar. Seperti tahun 1997-1998 lalu, dimana ketinggian air di Baleendah lebih dari lima meter dengan luas genangan hingga ke Tugu Juang,” pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar