Kamis, 05 November 2015

E-KTP (web)
E-KTP (web)

Sistem e-KTP Eror, Fasilitas Server Tidak Sesuai dengan Jumlah Penduduk

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Fasilitas server yang tidak sesuai dengan jumlah penduduk merupakan penyebab terjadinya insiden sistem e-KTP eror.
Demikian dikatakan Kepala Bidang Mobilitas Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung Iwan Irawan, Selasa (3/11/2015).
Menurut Iwan, jumlah pendaftar e-KTP dari waktu ke waktu semakin meningkat. Selain pelayanan dilakukan di Dinas, adapun pelayanan yang dilaksanakan di kewilayahan yang otomatis akses pelayanan memakan waktu lama.
“Server pelayanan e-KTP itu di tahun 2016 akan disesuaikan. Karena, laju pertumbuhan penduduk di Kota Bandung mencapai 0,3 persen dan itu naik yang saat ini ada 1,7 juta wajib ktp,” ungkap Iwan di Bandung, Selasa (3/11/2015).
Untuk pelayanan E Ktp, lanjutnya, saat ini Disdukcapil menyediakan lima server yang diperuntukan kebutuhan penyimpanan data, percetakan dan encoding.
Kedepannya, Iwan menjelaskan, ketersediaan server akan ditambah menjadi tiga buah. Nantinya ke delapan server itu mempunyai fungsi masing masing, yaitu khusus jaringan, database, rek up data, pencetakan dan proses enkoding.
“Sebenarnya kalau jatah kuota akses pembuatan e-KTP dengan 1 megabyte per second hanya digunakan di Disdukcapil, itu pasti optimal,” tukasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar