
Pilkada Serentak (web)
Petunjuk Pelaksanaan Pilkada Serentak Bagi Napi Belum Jelas
BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pelaksanaan Pilkada Serentak bagi tahanan dan narapidana yang mempunyai hak politik bagi delapan daerah yang menyelenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan, belum mendapatkan petunjuk pasti dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Barat Agus Toyib mengatakan, hingga pekan awal Desember saat ini, belum ada sekalipun koordinasi prosedur pelaksanaan.
“Belum ada petunjuk terutama dari KPUD. Kalau Pilpres kan semuanya bisa memilih, tapi ini kan bagi yang ber KTP di 8 daerah itu,” kata Agus, Selasa (1/12/2015).
Agus berharap, prosedur pelaksanaan pemilihan kepala daerah di lembaga pemasyarakatan maupun rumah tahanan agar terencana detail. Hal itu diperlukan karena dalam satu lapas tidak menutup kemungkinan ada tahanan atau terpidana yang memiliki hak politik.
“Misalnya orang bogor, tapi ditahannya di Lapas Sumedang, itu kan gak mungkin bisa,” katanya.
Selain itu, untuk pendataan menurut Agus, petugas jangan berpatokan pada kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Selagi belum ada koordinasi, akan ada pendataan identitas para tahanan di lapas lapas, penyesuaian domisili,” paparnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar